Creating Today The Technology for Tomorrow
   
 Telusur Inovasi
 Membership
 Download
 Tips & Trik Hobi

 
 

PUSTAKA IPTEK

Jurnal Saint dan Teknologi BPPT

Link Terkait:
[ Resensi Buku Ilmiah ]
[ Jurnal Saint dan Teknologi BPPT ]
[ Link Perpustakaan ]

Untitled Document

V3.n5.22

JUDUL : PENINGKATAN PERAN ANGKUTAN K.A. PETI KEMAS UNTUK MENGURANGI KEPADATAN LALU LINTAS JALAN RAYA

PENGARANG : Juliarso Gondoprajogo

Abstract

Container transportation are obviously increasing year by year. Road traffic density data shows that many of province road section and national road section in Java island exceeded their nominal capacity (V/C ratio > 1) which affected traffic jammed. Most of container transportation in Java Island are using road transportation mode, in fact there are many trucks carrying load more than permitted axle load which make roads and bridges become damage very soon, while utilization of container transportation by railway are still low. Development of container transportation by railway will be an alternative solution to decrease road traffic density and preventing against road damage.

Kata kunci : angkutan peti kemas, jalan raya, jalan rel.


Sumber :
Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol.3, No.5, (Agustus 2001), hal. 167-174 Humas-BPPT/ANY


PENDAHULUAN

Sarana transportasi darat yang banyak dipergunakan di Indonesia untuk angkutan peti kemas (APK) adalah moda transportasi jalan raya, Seperti diketahui bahwa jaringan jalan rel yang ada hanya di pulau Jawa dan sebagian Sumatera. Untuk melayani APK melalui kereta api telah dibangun terminal peti kemas (TPK) di beberapa setasiun kereta api. TPK tersebut adalah sebagai dry port yang merupakan kepanjangan tangan dari pelabuhan kapal laut, dimana setasiun-setasiun kereta api yang berfungsi sebagai TPK tersebut dihubungkan melalui jalan rel dengan kawasan pelabuhan sebagai berikut :

  • TPK Gede Bage Bandung - Tanjung Priok

  • TPK Jebres Solo - Tanjung Emas

  • TPK Rambipuji Jember - Tanjung Perak

  • TPK Palembang - Pel. Kertapati

Meskipun telah tersedia prasarana jalan rel dengan beberapa setasiun kereta api yang berfungsi sebagai TPK, namun penggunaan APK dengan kereta api masih jauh dari yang diharapkan. Hal ini dapat dilihat dari pengamatan kegiatan APK di beberapa TPK kereta api.

Di sisi lain penggunaan APK melalui jalan raya memberikan kontribusi terhadap semakin meningkatnya kepadatan arus lalu lintas jalan raya sehingga sering kali menimbulkan kemacetan. Untuk mengantisipasi terhadap meningkatnya volume APK di masa depan dan mengurangi beban jalan raya, perlu dipelajari kemungkinan peningkatan peran APK dengan kereta api. Namun demikian, upaya pengembangan APK dengan kereta api khususnya di pulau Jawa ini menghadapi permasalahan dan keterbatasan yang akan dibahas dalam tulisan ini.


KESIMPULAN

  1. Permasalahan pokok yang membuat usaha APK kereta api tidak berkembang disamping belum tersedianya akses jalan rel di dalam kawasan pelabuhan juga disebabkan masih banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pengusaha APK dan angkutan barang melalui jalan raya dalam hal mengangkut beban yang melebihi batas muatan yang diijinkan dengan tujuan menurunkan tarif sehingga makin menyulitkan APK kereta api untuk dapat bersaing secara sehat dengan APK jalan raya.

  2. Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peran APK melalui kereta api :
    • Jangka pendek, (tetap menggunakan prasarana jalan rel yang ada, rel sempit 1067 mm ), yaitu dengan memaksimalkan frekwensi perjalanan kereta APK dengan muatan dan jumlah rangkaian kereta maksimum. Untuk menjaring pelanggan baru, perlu dibangun TPK baru di kawasan industri yang mempunyai volume ekspor relatif besar seperti di Mojokerto.
    • Jangka panjang, membangun prasarana jalan rel baru sesuai dengan skenario rencana jangka panjang pembangunan kereta api kecepatan tinggi di Jawa dimana akan dipergunakan rel lebar 1435 mm sesuai dengan standar internasional, sehingga dengan demikian dapat dilakukan pengembangan APK kerteta api dengan menerapkan pola yang sama seperti yang dilakukan di negara maju.

  3. Untuk keberhasilan usaha peningkatan peran APK dengan kereta api tersebut diatas, diperlukan dukungan pemerintah dalam menegakkan peraturan tentang angkutan barang atau peti kemas melalui jalan raya, serta pemberian subsidi untuk membangun fasilitas TPK di beberapa tempat yang strategis dan membangun prasarana jalan rel di dalam kawasan pelabuhan yang memungkinkan kereta api menjangkau tempat yang terdekat dengan berlabuhnya kapal sehingga memudahkan bagi penyelenggaraan APK dengan kereta api.