Creating Today The Technology for Tomorrow
   
 Telusur Inovasi
 Membership
 Download
 Tips & Trik Hobi

 
 

PUSTAKA IPTEK

Jurnal Saint dan Teknologi BPPT

Link Terkait:
[ Resensi Buku Ilmiah ]
[ Jurnal Saint dan Teknologi BPPT ]
[ Link Perpustakaan ]

Untitled Document

V2.n9.05


JUDUL : Rekayasa Formula Kompon Karet Untuk Vulkanisat Sepatu Karet Ranpur


PENGARANG : Semuel Pati Senda

Abstract

War vehicle rubber track shoe is made in three main stages : arranging of formula, making of compound, and forming with vulcanization process. Three-stage process strongly determines quality of vulcanizate. The technical specification of vulcanizate that must be fulfilld depends on its application. Important parameters for war vehicle rubber shoe vulcanizate are high abrasion resistance, tear resistance and hardness as well as other specification that support operational environment of product. The result from research in this paper shows that the technical specification of vulcanizate still needs to be enhanced through perfected formula of compound and process condition of its manufacturing.

Katakunci : Formula kompon, vulkanisat, sepatu karet ranpur, spesifikasi teknis

SUMBER :

Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, V2. No.9, Desember 2000, hal. 30-36 /Humas-BPPT/ANY


PENDAHULUAN

Dalam menghadapi pasar bebas maka keberadaan industri nasional dalam memasuki persaingan pasar internasional mutlak dipersiapkan, baik dari aspek teknologi maupun aspek komersialnya. Sehubungan dengan itu, pemerintah berusaha semaksimal mungkin mendorong pembangunan di sektor industri yang berorientasi ekspor yang pada gilirannya secara bertahap menghilangkan ketergantungan produk-produk tertentu terhadap negara lain.

Adanya pengaruh globalisasi perekonomian dunia ini, tentunya akan menggeser strategi keunggulan komperatif menuju keunggulan kompetitif yang berdasarkan pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dalam penguasaan iptek untuk menghasilkan produk unggul dan bernilai tambah yang semakin tinggi. Oleh karena itu, strategi pengembangan industri nasional harus termasuk kegiatan seperti rancang bangun dan rekayasa serta mendayagunakan secara optimal sumber daya yang dimiliki, memanfaatkan keunggulan komperatif dan menciptakan keunggulan kompetitif.

Indonesia sebagai salah satu negara penghasil karet terbesar di dunia masih menghadapi suatu dilema yang memerlukan perhatian khusus. Misalnya keperluan industri dalam negeri akan barang teknik karet spesifikasi khusus masih sepenuhnya bergantung pada impor. Sedangkan barang teknik seperti ini merupakan komponen penunjang untuk industri-industri strategis seperti industri pupuk, industri pertambangan, industri baja dan lain sebagainya. Ketergantungan akan barang impor ini terjadi bukan hanya pada produk karet teknik, melainkan juga pada produk karet non-teknik.

KESIMPULAN DAN SARAN

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

  1. Hasil uji vulkanisat dari formula kompon karet telah memenuhi beberapa spesifikasi teknis yang dipersyaratkan (lihat table 2).
  2. Penggunaan karet alam dalam penelitian ini sebagai pengganti karet sintetik menghasilkan hasil yang lebih baik.
  3. Parameter TS2 dalam uji laboratorium masih terlalu cepat sehingga perlu perbaikan komposisi formula dengan :
    • pengurangan jumlah filler sebanyak 6 phr
    • penambahan jumlah silika sebanyak 10 phr
    • penurunan jumlah pencepatmenjadi 0,4 phr
    • penambahan jumlah sulfur antara 1,8 2 phr

Proses pembuatan kompon secara iterasi hasil modifikasi formula dilakukan sampai spesifikasi produk akhir tercapai.