|
V2
V2.n6.06
JUDUL : KAJIAN KEKUATAN TEKAN DAN TARIK BAHAN BETON
PENGARANG : Pariatmono
Abstract
Concrete is widely used as construction material all over the world.
Factors which affect the strength of the concrete materials are discussed in
detail in this paper. The core test is commonly adopted to examine and measure
the material strength of concrete structure. This type of test is described and
the objectives in performing such assessment are presented. In addition the
tension capacity of concrete material is also explained and the association with
its compression strength are outlined together with factors affecting the
relationships. The effects of biaxial and triaxial loading on a cracked
strctures are briefly introduced.
Katakunci : beton, semen, agregat, core,
tarik dan tekan
SUMBER :
Jurnal Sains dan Teknologi
Indonesia, V2. n6, September 2000, hal. 48-60 /Humas-BPPT/ANY
PENDAHULUAN
Beton (concrete) adalah satu bahan yang paling banyak pemakaiannya di seluruh
dunia selain baja dan kayu. Beton digunakan di hampir semua tempat seperti di
atas tanah (gedung dan jembatan), di bawah tanah (pondasi, terowongan), di dasar
laut (pipa minyak, anjungan lepas pantai), di atas air (kapal-kapal ferosemen)
dan bahkan saat ini sedang dikaji pembuatan beton di bulan ( lunar concrete).
Hal ini antara lain disebabkan oleh mudahnya memperoleh bahan penyusun beton dan
kesederhaan pembuatan struktur beton.
Beton dapat dibuat dengan berbagai macam mutu.
Perbedaan mutu beton ini biasanya ditunjukkan oleh perbedaan pada kuat tekannya.
KESIMPULAN
Bahan beton dipakai secara luas di dunia sebagai bahan konstruksi. Beton
dapat dibuat dengan berbagai mutu, sedangkan mutu itu sendiri biasanya
dinyatakan dengan kekuatan beton tersebut dalam menahan gaya tekan.
Faktor=factor yang mempengaruhi mutu beton
meliputi perbandingan air/semen, jenis semen yang digunakan, ada atau tidaknya
bahan tambahan, agregat yang digunakan, kelembaban dan suhu ketika pengeringa,
umur beton maturitas dan kecepatan pembebanan. Untuk mengukur kekuatan beton,
umumnya digunakan uji core.
Kekuatan tarik beton jauh lebih rendah dari
kekuatan tekannya. Uji tarik baku digunakan untuk mengetahui besarnya kuat tarik
ini dan sekaligus mengetahui hubungan antara kekuatan tarik dan kekuatan tekan.
Hasil pengukuran dan percobaan menunjukkan bahwa kekuatan tarik beton bervariasi
antara 8% sampai 15% dari kekuatan tekan.
|