Creating Today The Technology for Tomorrow
   
 Telusur Inovasi
 Membership
 Download
 Tips & Trik Hobi

 
 

PUSTAKA IPTEK

Jurnal Saint dan Teknologi BPPT

Link Terkait:
[ Resensi Buku Ilmiah ]
[ Jurnal Saint dan Teknologi BPPT ]
[ Link Perpustakaan ]

VII

VII.IA.05

JUDUL :
PENGARUH PROBIOTIK SUSPENSI TEH KOMBUCHA (STK) PADA AYAM YANG TERINFEKSI SALMONELLA SP

PENGARANG : M. Nasir Rofiq
Pusat Pengkajian dan Penerapan Teknologi Budidaya Pertanian, TAB, BPPT

Abstract
Kombucha Tea Suspension (STK) has some beneficial organic material and antibacterial activity, hence it may serve as feed additive in Chicken farming. The objective of the study is to examine the potential of STK for controlling of Salmonella sp infection. Randomised design experiment of STK consumption and Salmonella sp infection suggested that 1% STK of 70 g green tea was the right dose for in vivo salmonella control. The dose reduced the Salmonella sp number (%) in both small intestine and liver of the chicken (90.32 and 87.56). Remarkably, a histopathologycal observation revealed some tissue damage prevention and repair in the treated chicken. Protection effect of STK on chicks infected with Salmonella appear from adhere inhibition of salmonella on viili surface, there are selulouse from STK to trap Salmonella. 

Katakunci : Suspensi Teh Fermentasi Kombucha (STK), Salmonella Sp.

SUMBER : 
Prosiding Seminar Teknologi untuk Negeri 2003, Vol. II, hal. 24-28 /HUMAS-BPPT/ANY

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang
Salmonellosis pada unggas merupakan penyakit bakteri yang bersifat infeksius, septikemik dan disebabkan oleh baktei gram negatif Salmonella sp. Waktu inkubasi penyakit ini adalah 3 sampai 6 hari dan dapat menyebakan mortalitas 20 80% tanpa terlihat gejalanya (1).
Disatu sisi, bakteri Salmonella sp tidak dapat hidup pada pH yang rendah dan dapat dihambat oleh bakteri lain yang memproduksi asam-asam organik, asam-asam lemak, hydrogen peroksida, bakteriocin, dan gikoprotein tertentu. Sifat-sifat antibakteril tersebut dapat diperoleh dari kombucha yang merupakan produk teh fermentasi yang mengandung mikrob Acetobacter xylinum, dan Sacharomyces (6). Kondisi Asam pada suspensi kombucha serta beberapa produk metabolit yaitu asam glukoronat, asam setat, glikoprotein, beberapa vitamin serta asam organik lain diduga dapat menghambat bakteri Salmonella sp pada unggas. 
Salmonellosis juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap keuntungan ekonomi pada usaha perunggasan serta kesehatan unggas. Uji in vitro kombucha tehadap bakteri Salmonella sp telah membuktikan adanya efek antimikroba kombucha yang menghambat pertumbuhan bakteri Salmonella sp(8). Oleh karena itu sifat protektif tersebut dianalisis kembali melalui uji in vivo dengan menggunakan ayam broiler.
Ayam broiler strain avian CP 707 yang baru menetas dengan bobot rataan 37 g digunakan dalam penelitian ini. Ayam tersebut di tempatkan dalam kandang yang berbeda (4 ekor per kandang) dengan pakan yang bebas terhadap Salmonella sp yaitu pakan ayam Broiler BR 511 dari Charoen Phokphand. Air dan pakan diberikan secara adlibitum dengan penyinaran cahaya lampu 12 jam perhari. 2 ekor ayam dari 1 kandang akan dinalisis dengan dua ulangan.


KESIMPULAN

Daya inhibisi STK teh hijau 70g 1% terhadap Salmonella sp secara in vivo, melalui pengurangan kolonisasi Salmonella sp dalam usus halus dan hati. Gambaran histopatologi juga menunjukkan adanya mekanisme panghambatan secara in vivo melalui pencegahan penempelan pada permukaan vili usus halus. Pendugaan adanya mekanisme kompetisi penempelan reseptor antara STK dan Salmonella sp perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui bahan aktifnya.