Creating Today The Technology for Tomorrow
   
 Telusur Inovasi
 Membership
 Download
 Tips & Trik Hobi

 
 

PUSTAKA IPTEK

Jurnal Saint dan Teknologi BPPT

Link Terkait:
[ Resensi Buku Ilmiah ]
[ Jurnal Saint dan Teknologi BPPT ]
[ Link Perpustakaan ]

VI

VI.IIIB.03

JUDUL :
PENGEMBANGAN BAHAN RAGA ARTHENWAREDESA BALUK KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA KEARAH RAGA KERAMIK STONEWARE ADA SUHU BAKAR 1200oC

PENGARANG : Komang Nelly Sundari

Abstract :
The quality of earthenware body, origin from Desa Baluk, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana can be improved to the quality of stoneware body (with firing temperature of 1200oC) by adding additional material such as Belitung kaolin, Bantur ball clay and Lodoyo feldspar. These additional materials improve the water absorption of the clay from 1,72% to 0.82% and cause its physical colour tend to light (not dark). The low value of water absorption (0.82%) shows the porousity of the clay is low. It means that the produced ceramic is more compact (denser). According to the standard of ASTM, ceramic body that has water absorption between 0.5% -3.0% is classified as near vitreous ceramic. The improved clay has been tested on jug with height of 24 cm, diameter of 20 cm, on jug with height of 19 cm and diameter of 13.5 cm, and on tea set. The results satisfy the stoneware standard. 

Kata Kunci : Tanah Baluk, stoneware, peresapan air.

SUMBER : 
Prosiding Seminar Teknologi untuk Negeri 2003, Vol. I, hal. 240 - 247 /HUMAS-BPPT/ANY

PENDAHULUAN

Daerah Negara yang terletak diujung barat pulau Bali mempunyai beberapa produk andalan di sektor industri kecil seperti pengalengan dan penepungan ikan, sabut kelapa, mebel, ukiran kayu, pengolahan plastik bekas, pakaian rajut, tenun, kerajinan logam, anyaman lidi serta bata dan genteng. Dari produk-produk ini beberapa diantaranya sudah dipasarkan sampai ke tingkat ekspor. Namun demikian, masih ditemukan usaha industri kecil lain seperti bata dan genteng yang pemasarannya masih ditingkat lokal dengan perkembangan usaha seadanya tanpa mengalami peningkatan yang berarti.
Genteng ataupun bata merah adalah produk keramik yang tergolong jenis raga porus dengan kualitas rendah dimana bahan utamanya adalah tanah liat (clay). Nilai jual produk bahan bangunan dari tanah liat ini jauh lebih rendah dari pada nilai jual produk keramik lainnya (contoh : harga sebuah genteng lokal Rp 200,- dengan pemilihan dan pengolahan bahan sangat sederhana, peralatan masih tradisional dan pembakarannya dengan suhu bakar sekitar 7000C – 8000C, sedangkan nilai jual sebuah produk cangkir keramik stoneware Rp 7.500,-). Perbedaan nilai jual yang cukup tinggi ini sudah tentu karena kualitas produknya berbeda, sebagai akibat dari cara pemilihan, pengolahan bahannya lebih teliti dan suhu bakar lebih tinggi. Disamping itu kebutuhan peralatan makan dan minum yang khas (bukan produksi masal) mulai berkembang untuk memenuhi kebutuhan hotel, restourant dan café, sejalan dengan petumbuhan pariwisata di Bali.
Keramik didefinisikan sebagai benda yang terbuat dari bahan dengan komposisi silikat atau oksida, non oksida atau campurannya dengan struktur gelas yang didalam proses pembuatannya memerlukan pembakaran pada temperatur tinggi diatas 5700C(1). Dengan pemilihan dan pengolahan bahan yang lebih baik untuk keramik stoneware akan mampu memenuhi persyaratan keplastisan, kemampuan dalam mempertahankan bentuk, tidak retak atau pecah dalam pengeringan dan pembakaran serta tahan dalam pemakaian.

KESIMPULAN 

Dari hasil yang diperoleh dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :

  1. Sampel lempung tunggal dari desa Baluk (tidak dicampur dengan bahan-bahan lain) hanya mampu untuk dijadikan benda-benda gerabah ataupun sebagai bahan bangunan seperti genteng dan bata.
  2. Dengan kondisi tunggal, lempung ini tidak mampu dibakar suhu tinggi 1200oC (mulai terjadi peleburan dan perubahan bentuk dan warna raga tidak menarik).
  3. Benda coba yang telah dibuat dari komposisi NG1A adalah guci berukuran tinggi 19 cm dan 24 cm dengan diameter 13,5 cm dan 20 cm berlapis glasir coklat dan biru mengkilap.
  4. Dari uji peresapan air, raga NG1A lebih unggul dari NG1.
  5. Dari sisi berat per volume, raga NG1A jauh lebih padat dari NG1, sehingga tergolong memiliki kepadatan yang cukup baik.
  6. Tanah desa Baluk yang ada di kecamatan Negara kabupaten Jembrana dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku keramik stoneware (bakaran 12000C) dengan menambahkan beberapa bahan penolong seperti kaolin, ballclay dan feldspar, baik tanpa glasir maupun diglasir.