Balai Jaringan Informasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Balai IPTEKnet) BPPT
   
 IPTEK Translator
 Membership
 Download
 Tips & Trik Hobi
 
 
Pencarian

Pencarian berdasarkan tanggal terbit
[dd-mm-yyyy]

Berita sebelumnya     |      Berita selanjutnya


Nominasi Internet untuk anugerah perdamaian Nobel Prize 2010.
Selasa, 09-02-2010

Anugerah perdamaian global yang amat prestisius Nobel Prize yang tengah memasuki tahapan pengajuan nominasi untuk tahun 2010 memunculkan nama Internet sebagai salah calon penerima. Apabila nominasi pencalonan augerah Nobel Prize jadi terealisaikan, maka hal ini akan menjadi suatu kejadian terbilang unik dimana sesosok wahana komunikasi on-line yang menjadi urat nadi sarana komunikasi global masa kini oleh 25% dari total sejumlah 6.7 milyar lebih penduduk dunia. Selama sejarah eksistensinya sejak tahun 1901 hadiah Nobel Perdamaian telah dianugerahkan sebanyak 90 kali yang diberikan kepada 97 sosok individu dan 23 organisasi/institusi.
Kalangan aktivis media IT global yang mendorong pencalonan ini a.l dari media on-line Wired, Softpedia, dll yang menyuarakan dukungan melalui web :
www.internetforpeace.org | nobel 2010 candidate |
Dan setidaknya seorang tokoh aktivis perdamaian asal Iran Shirin Ebadi yang pernah menerima Nobel Perdamaian tahun 2003 adalah tokoh yang mendukung langkah ini.

Apabila khalayak mengingat setiap piranti teknologi adalah sejatinya bersifat “bebas nilai” , maka selayaknya Internet pun demikian adanya. Internet sebagai “open communications platform” untuk sarana komunikasi memang tak dapat dipungkiri dapat berlaku bagaikan pisau belati bermata dua; sisi baik dan buruk. Internet dengan kekhasan sebagai media penyiaran informasi on-line yang bersifat global serta real time memang dapat menjadi menyebarkan muatan kebencian, perang, atau pun terorisme. Namun diyakini oleh kalangan ilmuwan maupun khalayak bahwa Internet memiliki kekuatan yang lebih kuat pada manfaat sisi baik : “non violence” dalam berbagi muatan informasi yang positif.
Daya kekuatan Internet lah yang terbukti mampu menembus barikade informasi resmi pemerintah sekokoh “Tembok China” hingga aktivitas aktivis pro demokrasi China hingga menyebar keseluruh pelosok dunia tahun yl.

Dalam situs gerakan mendukung pencalonan Nobel Perdamaian 2010 untuk Internet ini diketengahkan uraian manifesto yakni:

We have finally realized that the internet is much more than a network of computers. It is an endless web of people. Men and women from every corner of the globe are connecting to one another, thanks to the biggest social interface ever known to humanity.

Digital culture has laid the foundations for a new kind of society. And this society is advancing dialogue, debate and consensus through communication. Because democracy has always flourished where there is openness, acceptance, discussion and participation. And contact with others has always been the most effective antidote against hatred and conflict.

That|s why the internet is a tool for peace. That|s why anyone who uses it can sow the seeds of non-violence. And that|s why the next Nobel Peace Prize should go to the net. A Nobel for each and every one of us.

Sungguh tepat uraian akhir diatas yang menyatakan betapa pada hakekatnya asa harapan pada pengajuan nominasi anugerah Nobel Perdamaian bagi Internet adalah berarti anugerah bagi setiap orang pengguna Internet di seluruh dunia yang saat ini berjumlah hampir mencapai jumlah 2 milyar.


Sumber: Updates situs wired-dot-com / Rizal Aachtung